Senin, 18 Februari 2013

Makam Wali Nyatoq

Makam Wali Nyatoq yang berada di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah atau 49 km dari kota Mataram. Menurut masyarakat setempat Wali Nyatoq merupakan seorang wali yang melegenda di kawasan Lombok Barat. Mereka yakin bahwa Wali Nyatoq memang benar adanya yang bisa memperlihatkan tanda-tanda kewaliannya. Sesuai dengan namanya “Nyatoq” yang berarti “nyata”. Konon katanya Wali Nyatoq adalah keturunan bangsa Arab terlihat dari postur tubuhnya.

Wali Nyatoq mempunyai 33 nama, salah satunya adalah Sayyid Abdullahyang banyak dikenal oleh masyarakat luas. Karena diyakini menjadi salah satu tokoh yang menyebarkan ajaran Islam, kini makam tersebut menjadi jujugan warga yang sedang melakukan ritual agama seperti berdoa. Doa yang sering dilantunkan oleh para peziarah adalah doa keselamatan. Selain itu mereka yang datang biasanya juga berdoa agar diberi kesembuhan dari penyakit yang sedang diderita.

Kepercayaan bahwa berdoa di lokasi ini membuat permintaan cepat terkabul tidak hanya diyakini oleh masyarakat setempat namun juga oleh warga di luar Lombok. Beberapa peziarah di makam Wali Nyatoq ini ada yang berasal dari pulau Jawa. Kepercayaan bahwa lokasi ini menjadi tempat yang mujarab sudah menyebar dari mulut ke mulut sehingga mengundang penasaran beberapa wisatawan dari luar pulau.

Kebanyakan peziarah datang ke makam Wali Nyatoq pada hari Rabu. Konon katanya, pada hari inilah Wali Nyatoq mencurahkan berkah sepenuhnya kepada para pengunjung yang datang ke tempat ini. Tidak itu saja, pengunjung juga percaya bahwa beragam masalah yang mendera mereka akan tuntas dan mendapatkan jalan keluar saat berziarah ke makam Wali Nyatoq. Untuk orang yang melakukan kesalahan tetapi tak mau mengatakan maka orang ini akan dibawa menuju makam tersebut demi bersumpah dan selanjutnya disuruh meminum air tanah yang berasal dari tanah makam tersebut. Barang siapa yang bersalah, maka setelah meminum air tersebut akan mengalami hal-hal yang buruk. Oya, karena keberadaan makam tersebut sangat bermakna bagi warga setempat maka mereka tidak mentoleransi usaha-usaha perusakan sekecil apapun.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar